Posts Tagged ‘selingan’
selingan
Istana Merdeka, Melihat Dari Dekat Tempat Kerja Presiden RI
KapanLagi.com – Mulai Mei 2008, masyarakat akan mendapat tempat wisata baru di Jakarta. Sebab bila tak ada hambatan, Istana Merdeka akan dibuka untuk umum agar masyarakat dapat mengunjungi dan melihat sejumlah ruangan sekaligus mengenal lebih dekat kompleks Istana yang merupakan salah satu dari lima Istana Kepresidenan Republik Indonesia.
Memang bukan kali ini saja kompleks Istana Kepresidenan ini dibuka untuk umum. Istana Merdeka dan Istana Negara pernah dibuka untuk kunjungan masyarakat umum pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Saat itu masyarakat dapat mengunjungi Kompleks Istana Presiden Jakarta setiap hari Jumat usai sholat Jumat hingga menjelang sore dalam bentuk rombongan yang terlebih dahulu sudah mendaftarkan diri dan terjadwal. Namun setelah 1998, kunjungan itu terhenti hingga saat ini.
Pada era kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid, masyarakat sebenarnya juga bisa memasuki kompleks Istana. Namun hanya pada saat sholat Jumat, itu pun hanya di lokasi Masjid Baiturrahim untuk bertatap muka langsung dengan Presiden.
Saat ini, Sekretariat Negara dan sejumlah instansi terkait akan mulai menguji coba rencana paket tur bagi warga ke Istana Kepresidenan di Jakarta pada Mei 2008.
Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa mengatakan, rencana pembukaan fasilitas istana untuk kunjungan warga akan dibuka untuk pertama kalinya pada akhir pekan saja dalam setiap minggunya. Masih belum diputuskan apakah hari kunjungan itu, “Sabtu atau Minggu” atau “Sabtu dan Minggu”. Yang pasti tidak akan setiap hari.
Menurut Hatta, rute tur direncanakan masuk dari samping gedung Sekretariat Negara. Check point pertama pengunjung akan dimulai dari situ kemudian disiapkan bus. Mereka bisa naik ke bus yang disiapkan. Di perjalanan dengan menggunakan bus itu akan ditunjukkan dan diceritakan kantor-kantor yang dilewati seperti kantor Setneg dan lain-lain sampai nanti akhirnya berhenti di depan Masjid Baiturrahim.
Dari pintu masuk dekat Masjid Baiturrahim, langsung mengunjungi Istana Merdeka didampingi oleh pemandu wisata. Nanti akan dijelaskan ruang-ruang yang ada di dalamnya. Setelah selesai kembali lagi ke arah masjid, dijemput lagi oleh bus lagi dan kembali ke check point pertama..
Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari situs Sekretariat Negara RI, terdiri dari dua bangunan istana, yaitu Istana Merdeka yang menghadap ke Monas, dan Istana Negara, yang menghadap ke Sungai Ciliwung, Jl. Veteran.
Terdapat pula bangunan lain dalam lingkungan Istana Jakarta, yaitu Kantor Presiden, Wisma Negara, Masjid Baiturrahim, dan Museum Istana Kepresidenan yang dilengkapi dengan pengaturan taman dan pepohonan yang membuat lokasi itu tampak asri. Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta memiliki total luas 6,8 hektare.
Istana Merdeka dibangun pada tahun 1879. Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pertama kali diadakan pada tahun 1950 tanggal 17 Agustus di Istana Merdeka.
Pada masa penjajahan Belanda, Istana Merdeka disebut juga Koningsplein Paleis atau Istana Koningsplein, itu disebabkan bangunan itu berada di depan lapangan Koningsplein yang kemudian berubah menjadi lapangan Gambir, dan akhirnya lapangan Monumen Nasional.
Saat Daendels menjadi gubernur jenderal, namanya diubah menjadi Paleis Weltevreden. Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945), namanya diubah kembali menjadi Istana Gambir.
Sedangkan Istana Negara dibangun pada 1794. Bangunan ini semula milik Pieter Tency yang memanjang dari Rijswijk Strat (kini Jalan Veteran) ke Koningsplein (Jl Merdeka Utara), mencakup tanah yang kini dipakai Bina Graha, Gedung DPA (1982), dan taman di pojok Jl Merdeka-Jl Veteran III. Kata “merdeka” pada Istana Merdeka sendiri berasal dari pekik rakyat yang menyambut kedatangan Presiden Soekarno setelah pengakuan kedaulatan RI oleh Belanda pada 1950.
Bagaimana sudah siapkah Anda bertemu dengan Presiden? (*/cax)
Add comment May 4, 2008

